Ririt Yuliarti Taha

Takkan selamanya kita hidup di bumi ini. Apalah artinya hidup tanpa berniat, beribadah, belajar, berusaha dan bersyukur. JANGAN takut berubah untuk menjadi lebih baik!!!

Tugas Laporan LSIT


BLOK LEARNING SKILS AND INFORMATION TEKNOLOGY
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HALUOLEO



KESULITAN BELAJAR








DISUSUN OLEH:
KELOMPOK 5
ASLAN TONAPA (F1E110018)
ERVITA (F1E1100   )
RAHMAT JAYA (F1E110037)
SRI WUNASARI NASIR (F1E110051)
UMI MUCHTIAAH UDHE (F1E110054)
FAUZIAH (F1E110055)
HARNITA NOVRIYANTI (F1E110056)
RAHMAWATI NUR ARIYANTI (F1E110057)
RIRIT YULIARTI TAHA (F1E110058)
ASRI RAHMAYANTI (F1E110060)
VENNY KUMALA SARI YAHYA (F1E110061)
RICKY ARIYANTO (F1E11008)

TUTOR  :
Dr. ASHAERYANTO


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HALUOLEO
KENDARI
2010


KASUS
Skenario :
Ali, seorang mahasiswa semester satu Program Studi Pendidikan Dokter Unhalu, telah menyelesaikan dua blok mata kuliah, namun hasil yang diraihnya mengecewakan. Beliau diterima di prodi melalui jalur SNMPTN dan semasa SMA di kampungnya termasuk anak yang pandai. Saat ini Ali tinggal di rumah pamannya yang tidak jauh dari kampus.
            Sejauh ini, Ali merasa sudah belajar dengan tekun, namun hasil ujiannya tidak memuaskan. Dia sering lupa dan sulit memahami atau mengerti bahan ajar yang dibacanya.

KATA SULIT  :
-     Blok
Blok yaitu pembagian.
Jika dihubungkan dengan perkuliahan, Blok berarti pembagian mata kuliah dalam proses pembelajaran.

KATA KUNCI  :
1.    Mahasiswa kedokteran semester satu
2.    Telah menyelesaikan dua blok mata kuliah
3.    Hasil yang diraih mengecewakaan
4.    Diterima melalui jalur SNMPTN
5.    Anak yang pandai di kampungnya
6.    Tinggal di rumah pamannya
7.    Sudah belajar dengan tekun
8.    Sering lupa dan tidak mengerti bahan ajar

PERTANYAAN  :
1.    Mengapa terjadi perbedaan prestasi yang signifikan antara SMA dengan kuliah?
2.    Apakah ada perbedaan metode pembelajaran SMA dengan kuliah?
3.    Apa saja metode pembelajaran yang efektif?
4.    Faktor apa yang menyebabkan memori mudah hilang?
5.    Faktor-faktor apa yang mempengaruhi proses pembelajaran?
6.    Apa saja tipe dalam kesulitan belajar?
7.    Bagaimana cara mengatasi kesulitan belajar?
8.    Bagaimana hubungan konsep diri dengan kesulitan belajar?

JAWABAN PERTANYAAN  :
1.    Terjadinya penurunan prestasi yang signifikan disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
*      Kurangnya penguasaan teknologi
*      Sulitnya beradaptasi dengan lingkungan baru
*      Kendala bahasa
(Sumber: Bahan Ajar, Manajemen Belajar, Dr. Amiruddin)

2.    Perbedaan pembelajaran di SMA dan kuliah:
*      Di SMA à hanya menerima, lebih pasif, kurikulum lama
*      Saat kuliah à feed-back, lebih aktif, kurikulum baru
(Sumber: )
3.    Metode pembelajaran yang efektif dengan menggunakan metode:
*      Metode SQ3R :
o  Survey à periksa dan teliti teks untuk identifikasi kata kunci
o  Question à Buat pertanyaan relevan
o  Read à baca teliti teks dan jawab pertanyaan
o  Recite à hafal / pahami semua jawaban tersebut
o  Review à tinjau ulang semua jawaban pertanyaan, buat ringkasan.
*      Metode S2RQAR:
o  Survey à baca teks selintas / skim
o  Read à baca dengan cermat seluruh teks sampai berulang-ulang sampai mengerti
o  Resume à buat ringkasan dari teks
o  Questions à buat pertanyaan yang relevan dengan ringkasan yang telah dibuat
o  Answer à  jawab pertanyaan dengan kata-kata sendiri
o  Rewrite à tulis kembali teks tersebut dengan kata-kata sendiri
(Sumber: Manajemen Belajar oleh Dr. Amirudin)
4.    Beberapa faktor yang menyebabkan memori mudah hilang, diantaranya:
*      Kurangnya asupan nutrisi pada otak
*      Kurang perhatian pada materi
*      Kurang review atau recall
*      Informasi yang diterima kurang menarik
*      Adanya tekanan informasi baru
*      Kondisi fisik
(Sumber: Belajar dan Memori oleh WD. Salma )
5.    Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran yaitu:
*      Faktor Internal
§  Psikologi (motivasi, minat, cara belajar, sikap dan bakat)
§  Fisiologi (fisik, nutrisi, istirahat, kesehatan indera,)
*      Faktor Eksternal
§  Lingkungan
o   Sosial (orangtua, keluarga, kerabat)
o   Non - sosial (alam)
§  Instrumental
(Sumber: Ujair AH Sanaki, Dosen Psikologi Universitas Islam Indonesia)
Faktor-faktor Penyebab Kesulitan Belajar  :
ü  Faktor Internal.
Yang dimaksud dengan faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri mahasiswa. Faktor ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu faktor kejiwaan dan faktor kejasmanian.
a. Faktor kejiwaan, antara lain:
-     minat terhadap mata kuliah kurang
-     motif belajar rendah
-     rasa percaya diri kurang
-     disiplin pribadi rendah
-     sering meremehkan persoalan
-     sering mengalami konflik psikis
-     integritas kepribadian lemah
b. Faktor kejasmanian, antara lain:
-     keadaan fisik lemah (mudah terserang penyakit
-     adanya penyakit yang sulit atau tidak dapat disembuhkan
-     adanya gangguan pada fungsi indera
-     kelelahan secara fisik

ü  Faktor Eksternal.
Yang dimaksud dengan faktor eksternal adalah faktor yang berada atau berasal dari luar mahasiswa. Faktor ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu faktor instrumental dan faktor lingkungan.
a. Faktor instrumental, antara lain:
-     Kemampuan profesional dan kepribadian dosen yang tidak memadai
-     Kurikulum yang terlalu berat bagi mahasiswa
-     Program belajar dan pembelajaran yang tidak tersusun dengan baik
-     Fasilitas belajar dan pembelajaran yang tidak sesuai dengan kebutuhan.
b. Faktor lingkungan. Faktor lingkungan meliputi lingkungan sosial
    dan lingkungan fisik. Penyebab kesulitan belajar yang berupa   
faktor lingkungan antara lain:
-     Disintegrasi atau disharmonisasi keluarga
-     Lingkungan sosial kampus yang tidak kondusif
-     Teman-teman bergaul yang tidak baik
-     Lokasi kampus yang tidak atau kurang cocok untuk pendidikan
(Sumber: Burton, sebagaimana dikutip oleh Abin S.M. (2002 : 325-326))
6.    Kesulitan belajar mahasiswa mencakup pengetian yang luas, diantaranya:
*      Learning Disorder atau kekacauan belajar adalah keadaan dimana proses belajar seseorang terganggu karena timbulnya respons yang bertentangan. Pada dasarnya, yang mengalami kekacauan belajar, potensi dasarnya tidak dirugikan, akan tetapi belajarnya terganggu atau terhambat oleh adanya respons-respons yang bertentangan, sehingga hasil belajar yang dicapainya lebih rendah dari potensi yang dimilikinya. Contoh : siswa yang sudah terbiasa dengan olah raga keras seperti karate, tinju dan sejenisnya, mungkin akan mengalami kesulitan dalam belajar menari yang menuntut gerakan lemah-gemulai.
*      Learning Disfunction merupakan gejala dimana proses belajar yang dilakukan siswa tidak berfungsi dengan baik, meskipun sebenarnya siswa tersebut tidak menunjukkan adanya subnormalitas mental, gangguan alat dria, atau gangguan psikologis lainnya. Contoh : siswa yang yang memiliki postur tubuh yang tinggi atletis dan sangat cocok menjadi atlet bola volley, namun karena tidak pernah dilatih bermain bola volley, maka dia tidak dapat menguasai permainan volley dengan baik.
*      Under Achiever mengacu kepada siswa yang sesungguhnya memiliki tingkat potensi intelektual yang tergolong di atas normal, tetapi prestasi belajarnya tergolong rendah. Contoh : siswa yang telah dites kecerdasannya dan menunjukkan tingkat kecerdasan tergolong sangat unggul (IQ = 130 – 140), namun prestasi belajarnya biasa-biasa saja atau malah sangat rendah.
*      Slow Learner atau lambat belajar adalah siswa yang lambat dalam proses belajar, sehingga ia membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan sekelompok siswa lain yang memiliki taraf potensi intelektual yang sama.
*      Learning Disabilities atau ketidakmampuan belajar mengacu pada gejala dimana siswa tidak mampu belajar atau menghindari belajar, sehingga hasil belajar di bawah potensi intelektualnya.
(Sumber: Akhmad Sudrajat /Kesulitan Belajar dan Bimbingan Belajar _ AKHMAD SUDRAJAT  TENTANG PENDIDIKAN)
7.    Beberapa cara untuk mengatasi kesulitan belajar :
o    Selalu berpikiran positif bahwa buku atau ilmu yang kita pelajari akan bermanfaat bagi kita. Jangan dulu beranggapan negatif atau tidak suka atau mengatakan malas karena itu akan menurunkan semangat kita dalam mempelajari sesuatu
o    Ciptakan suasana yang nyaman untuk belajar. Jika tidak ingin mengantuk, jangan belajar di atas tempat tidur. Juga siapkan penerangan dan ventilasi udara yang baik. Penerangan yang kurang baik menyebabkan mata lelah dan mengantuk. Begitu pula dengan ventilasi udara yang kurang, menyebabkan oksigen udara yang beredar kurang dan otak pun kekurangan oksigen sehingga mudah mengantuk
o    Cari waktu yang baik untuk belajar. Waktu yang tenang / sepi dapat membantu kita dalam belajar seperti pada pagi hari (waktu subuh) tapi awas jangan sampai melamun. Waktu sore atau malam baik untuk mengulang pembelajaran di waktu pagi.
o    Makan makanan bergizi dan cukup minum air putih. Berpikir juga membutuhkan energi. Jadi kita harus cukup makan makanan bergizi (4 sehat 5 sempurna) tapi ingat jangan sampai kekenyangan karena kekenyangan akan membuat kita mengantuk akibat dari suplai darah ke otak dialihkan ke perut. Kurang minum (dehidrasi) juga dapat mengganggu konsentrasi, jadi minimal 2 liter ( 8 gelas) perhari disarankan untuk menjaga kecukupan cairan dalam tubuh kita.
o    Step by step, selangkah demi selangkah. Jika kita tidak biasa membaca, mulailah dengan membaca selama 5 menit jika masih mampu dilanjutkan dengan 5 menit berikutnya. Jika masih mengantuk dalam 5 menit pertama, istirahat sejenak dan coba lagi. jika masih gagal, cobalah membasuh wajah atau mandi sekalian dan coba lagi. Jika masih mengantuk juga, gantilah posisi. Mungkin dari posisi duduk ke berdiri. Jika masih mengantuk juga, awas nanti terjatuh, mungkin saatnya harus istirahat. Jika berhasil, anda bisa belajar hingga 3-4 jam sehari.
o    Konsisten. Dilakukan terus-menerus, setiap hari. Orang bijak mengatakan “lebih baik belajar satu jam sehari selama satu bulan daripada belajar delapan jam dalam sehari”.
o     Niat yang kuat. Orang bijak mengatakan “Jika anda ingin pintar, maka bacalah minimal 1000 kata dalam sehari”. Tentu saja dengan membaca buku yang bermanfaat.
(Sumber: dr. Iman, dokter-medis.com)
8.    Hubungan konsep diri dengan kesulitan belajar:
*         Konsep diri à gambaran yang dimiliki individu berupa fisik, emosional, prestasi dan aspirasi
*         Hubungannya dengan kesulitan belajar à konsep diri yang positif akan memberika sugesti positif ke otak sedangkan konsep diri yang negatif memberikan sugesti negatif ke otak
(Sumber:bahan ajar konsep diri dan motivasi belajar.Wa Ode Salma, S.STG.,M. Kes. )







TUJUAN PEMBELAJARAN SELANJUTNYA  :
1.    Pendekatan pembelajaran menurut para ahli.
2.    Efektifitas pembelajaran.
3.    Mengetahui pembelajaran.
4.    Memahami Konsep diri.
5.    Memahami memori.
6.    Hubungan konsep diri, kepercayaan diri dan motivasi.
7.    Faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran.
8.    Kesulitan belajar yang sering di alami mahasiswa.
9.    Cara mengatasi kesulitan belajar.

INFORMASI TERBARU  :
1.    Pendekatan belajar:
-       Hukum Jost
Perupamaan pendekatan belajar dengan cara bertahap (mencicil / sedikit demi sedikit).
-       Pendekatan Balard dan Clanchy
Dipengaruhi oleh sikap terhadap ilmu pengetahuan
1)     Sikap Conserving (melestarikan apa yang sudah ada)
2)     Sikap Extending (memperluas)
-       Pendekatan Brrgs
1)     Pendekatan Surface (permukaan / bersifat lahiriah)
2)     Pendekatan Deep (mendalam)
3)     Pendekatan Archieving (pencapaian prestasi tinggi)
2.    Efektivitas pembelajaran adalah menunjukkan taraf tercapainya suatu tujuan yang memberikan hasil yang memuaskan. Jadi ada keterkaitan tujuan dan hasil yang dinyatakan dan menunjukkan derajat kesesuaian antara tujuan yang dinyatakan dengan hasil yang dicapai.
3.    Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan.
4.    Konsep diri merupakan gambaran yang di miliki individu tentang dirinya meliputi karekteristi fisik, sosial, pisikologis, emosional, aspirasi dan prestasi.
5.    Memory adalah kemampuan menyimpan dan mendapatkan informasi setelah pikiran manusia mendapat pengalaman.
6.    Konsep diri yang ditanamkan akan melahirkan kepercayaan diri. Konsep diri positif, rasa percaya diri yang muncul akan bersifat positif begitu pula sebaliknya, dari rasa percaya diri ada potensi – potensi yang dikembangkan dari motivasi – motivasi sehingga yang menjadikan kita meraih prestasi.
7.    Faktor yang mempelajari pembelajaran
v  Faktor Internal
1)     Aspek Fisiologi
-     Kesehatan Umum (nutrisi, istirahat, olahraga)
-     Kesehatan indra mata dan pendengaran
2)     Aspek Psikologi
-     Intelegensi
-     Sikap
-     Bakat
-     Minat
-     Motivasi
v  Faktor Eksternal
-        Lingkungan Sosial (orang tua dan keluarga, aktivitas akademik)
-        Lingkungan Non Sosial (rumah, lingkungan, sekolah)
8.    Sulit belajar, lupa, merasa jenuh
9.    Sulit belajar (perbaiki gizi dan bimbingan konseling)
Lupa (sering baca dan mengulangi kembali materi)
Merasa jenuh (beri motivasi yang tinggi pada diri anda)





KLASIFIKASI INFORMASI  :
v  Faktor – faktor mempengaruhi pembelajaran
v  Jenis – jenis gangguan belajar
v  Cara mengatasi kesulitan belajar
v  Metode dan strategi belajar

ANALISA DAN SINTESIS SEMUA INFORMASI  :
1.      Faktor yang mempelajari pembelajaran
v  Faktor Internal
-     Aspek Fisiologi
-     Aspek Psikologi
v  Faktor Eksternal
-     Lingkungan Sosial
-     Lingkungan Non Sosial

2.      Jenis – jenis gangguan belajar
§   Learning Disorder
§   Learning Disfunction
§   Under Achiever
§   Slow Learner
§   Learning Disabilities

3.      Cara mengatasi kesulitan belajar
o    Selalu berpikiran positif
o    Ciptakan suasana yang nyaman untuk belajar.
o    Cari waktu yang baik untuk belajar.
o    Makan makanan bergizi dan cukup minum air putih.
o    Step by step.
o    Konsisten.
o    Niat yang kuat.

4.      Metode dan strategi pembelajaran  :
S2RQAR :
o  Survey
o  Read
o  Resume
o  Questions
o  Answer
o  Rewrite

KESIMPULAN DAN HASIL DISKUSI  :
-       Niat yang positif, merupakan hal yang sangat mendasar dan penting dalam melakukan sesuatu.
-       Konsep diri, merupakan gambaran mengenai diri secara utuh,dimana konsep diri yang baik akan menghasilkan komitmen yang positif selanjutnya menghasilkan motivasi yang positif pula.
-       Tujuan adalah sasaran yang ingin di capai,dimana tujuan berada di posisi yang sangat penting, karena untuk pencapaian, harus ada sasaran yang menjadi tujuan.
















BAB I
PENDAHULUAN

Artritis pirai (gout) adalah penyakit yang sering ditemukan dan tersebar di seluruh dunia. Artritis pirai merupakan kelompok penyakit heterogen sebagai akibat deposisi Kristal monosodium urat pada jaringan atau akibat supersaturasi asam urat didalam cairan ekstraselular. Manifestasi klinik deposisi urat meliputi arthritis gout akut, akumulasi Kristal pada jaringan yang merusak tulang (tofi), batu asam urat dan yang jarang adalah kegagalan ginjal (gout nefropati). Gangguan metabolisme yang mendasarkan gout adalah hiperurisemia yang didefinikan sebagai peninggian kadar urat lebih dari 7,0 ml/dl dan 6,0 mg/dl.1
Gout pernah disebut rajanya penyakit dan penyakit raja (king of disease and disease of king). Masyarakat awam menyebutnya penyakit asam urat.
Sakit sendi yang akut atau kronis yang mengenai persendiaan tepi adalah akibat :
1.      Pengendapan Kristal monosodium urate pada sendi dan tendon dari satu rasi cairan  tubuh yang mengalami hiperuricemic (asam urat darah tinggi)
2.      Asam urat adalah plasma darah sebesar 7,0 mg/dl , atau 0,41 mmol/µl dalam ph 7,4 daalm bentuk garam pada suhu 370C.
3.      Larutan asam urat pada suhu 370C, 4 mg/dl (0,24 mmol/l) dalam bentuk Kristal runcing seperti jarum yang diendapkan di jaringan, yang dengan pembuluh darah sedikit seperti tulang rawan dan jaringan penghubung yang tidak mempunyai pembuluh darah seperti tendon dan ligament serta jaringan sekitar persendiaan pinggir seperti telinga.
4.      Pada penderita gout berat, ktista asam urat bisa diendapkan pada persendiaan central dan jaringan mesenkim seperti ginjal.2
Arthritis gout (gout arthritis) mengambarkan suatu sinovitis inflamatorik akut yang bersifat monoartikular atau oligoartikular dan ditimbulkan oleh pembentukan Kristal urat dalam persendian.
-          Kristal yang berbentuk jarum memiliki sifat birefringen ketika disinari dengan cahaya polarisasi
-          Kristal tersebut mengaktifkan factor XII (factor Hageman) dengan menghasilkan kemoatraktan (misalnya C3a serta 5a) dan mediator inflamasi. Sel-sel neutrofil dan makrofag berkumpul dalam persendiaan dan menfagositosis Kristal urat sehingga terjadi pelepasan enzim lisosom, radikal bebas yang toksik, IL 1, IL 6, IL 8, TNF-a, prostaglandin dan leukotrien yang secara kolektif menimbulkan sinovitis akut. 4
Di Indonesia belum banyak publikasi epidemiologi tentang arthritis pirai (AP). Pada tahun 1935 seorang dokter kebangsaan Belanda bernama Van der Horst telah melaporkan 15 pasien arthritis pirai dengan kecacatan (lumpuhkan anggota gerak) dari suatu daerah di Jawa Tengah. Penelitian lain mendapatkan bahwa pasien gout yang berobat, rata-rata sudah mengidap penyakit selama lebih dari 5 tahun. Hal ini mungkin disebabkan banyak pasien gout yang mengobati sendiri (self medication). Satu study yang lama di Massachusetts (Framingham Study) mendapatkan lebih dari 1% dari populasi dengan kadar asam urat kurang dari 7 mg/100 ml pernah mendapat serangan arthritis gout akut.1





BAB II
TINJUAN PUSTAKA

a.      Definisi
Artritis pirai (gout) adalah jenis artropati kristal yang  patogenesisnya sudah diketahui secara jelas dan dapat diobati  secara sempurna. Secara klinis, artritis pirai merupakan penyakit heterogen meliputi hiperurikemia, serangan artritis akut yang biasanya mono-artikuler. Terjadi deposisi kristal urat di dalam dan sekitar sendi, parenkim ginjal dan dapat menimbulkan batu saluran kemih. Kelainan ini dipengaruhi banyak faktor antara lain gangguan kinetik asam urat misalhya hiperurikemia. Artritis pirai akut disebabkan oleh reaksi inflamasi jaringan terhadap pembentukan kristal monosodium urat monohidrat. Tidak semua orang dengan hiperurikemia adalah penderita artritis pirai atau sedang menderita artritis pirai. Akan tetapi risiko terjadi artritis pirai lebih besar dengan meningkatnya konsentrasi asam urat darah. Serangan artritis akut berlangsung cepat yang dapat mencapai peak of severity dalam waktu 24 jam. 3

b.      Etiologi
Asam urat dihasilkan sebagai jaringan-jaringan tubuh dipecah selama pergantian sel normal. Beberapa orang dengan gout menghasilkan asam urat terlalu banyak (10%). Orang lain dengan gout tidak secara efektif menghilangkan asam urat mereka ke dalam urin (90%). Genetika , gender, dan gizi ( alkoholisme , obesitas ) memainkan peran kunci dalam perkembangan gout.
·         Jika orang tua Anda memiliki gout, maka Anda memiliki peluang 20% dari mengembangkannya.
·         orang Inggris adalah lima kali lebih mungkin untuk mengembangkan encok.
·         kulit hitam Amerika, tapi tidak kulit hitam Afrika, lebih cenderung memiliki gout dibanding populasi lainnya.
·         Pengambilan minuman beralkohol, khususnya bir, meningkatkan risiko untuk gout.
·         Diet kaya daging merah, organ-organ internal, ragi, dan ikan berminyak meningkatkan risiko untuk gout.
·         kadar asam urat meningkat pada pubertas pada pria dan saat menopause pada wanita, sehingga manusia pertama mengembangkan encok pada usia lebih dini (setelah pubertas) daripada wanita (setelah menopause ). Gout pada wanita premenopause ini jelas tidak biasa. 5
Serangan radang sendi yg menyebabkan encok dapat diendapkan bila ada perubahan mendadak pada kadar asam urat, yang mungkin disebabkan oleh:
·         berlebihan dalam alkohol dan daging merah,
·         trauma ,
·         kelaparan dan dehidrasi ,
·         IV pewarna kontras
·         kemoterapi ,
·         obat,
o    diuretik dan beberapa lain hipertensi obat,
o    aspirin ,
o    nicotinic acid,
o    cyclosporin A,
o    allopurinol dan probenesid , 5

c.       Gejala Klinik
Manifestasi klinik dibagi atas dua jenis yaitu artritis gout tipikal dan artritis gout atipikal. 3

Artritis Gout Tipikal
Gambaran klinik sangat khas dengan sifat-sifat sebagai berikut :
1)      Beratnya serangan artritis mempunyai sifat tidak bisa berjalan, tidak dapat memakai sepatu dan mengganggu tidur. Rasa nyeri digambarkan sebagai excruciating pain dan mencapai puncak dalam 24 jam. Tanpa pengobatan pada serangan permulaan dapat sembuh dalam 3-4 hari.
2)      Serangan biasanya bersifat monoartikuler dengan tanda inflamasi yang jelas seperti merah, bengkak, nyeri, terasa panas dan sakit kalau digerakkan. Predileksi pada meta-tarsopha-langeal pertama (MTP-1).
3)      Remisi sempurna antara serangan akut.
An athlete was able to win a race at the Olympic between his acute attack of gout (Hipokrates).
      4)   Hiperurikemia
Biasanya berhubungan dengan serangan artritis gout akut, tetapi diagnosis artritis tidak harus disertai hiperurikemia. Fluktuasi asam urat serum dapat mempresipitasi serangan gout.
     5)   Faktor pencetus
Faktor pencetus adalah trauma sendi, alkohol, obat-obatan dan tindakan pembedahan. Biasanya faktor-faktor ini sudah diketahui penderita

Artritis Gout Atipikal
Gambaran klinik yang khas seperti artritis berat, monoartikuler dan remisi sempurna tidak ditemukan. Tofi yang biasanya timbul beberapa tahun sesudah serangan pertama ternyata ditemukan bersama dengan serangan akut. Jenis atipikal ini jarang ditemukan. Dalam menghadapi kasus gout yang atipikal, diagnosis harus dilakukan secara cermat. Untuk hal ini
diagnosis dapat dipastikan dengan melakukan punksi cairan sendi dan selanjutnya secara mikroskopis dilihat kristal urat. 3
     Dalam evolusi artritis gout didapatkan 4 fase.
1)      Artritis gout akut
Manifestasi serangan akut memberikan gambaran yang khas dan dapat langsung menegakkan diagnosis. Sendi yang paling sering terkena adalah sendi MTP-1 (75%). Pada sendi yang terkena jelas terlihat gejaia inflamasi yang lengkap.
2)      Artritis gout interkritikal
Fase ini adalah fase antara dua serangan akut tanpa gejala klinik. Walaupun tanpa gejala kristal monosodium dapat di temukan pada cairan yang diaspirasi dari sendi. Kristal ini dapat ditemukan pada sel sinovia dan pada vakuola sel sinovia dan pada vakuola sel mononuklear lekosit.
3)      Hiperurikemia asimptomatis
Fase ini tidak identik dengan artritis gout. Pada penderita dengan keadaan ini sebaiknya diperiksa juga kadar kholesterol darah, karena peninggian asam urat darah hampir selalu disertai peninggian kholesterol
4)      Artritis gout menahun dengan tofi.
Tofi adalah penimbunan kristal urat subkutan sendi dan terjadi pada artritis gout menahun, yang biasanya sudah berlangsung lama kurang lebih antara 5-10 tahun. 3

d.      Patogenesis Artritis Gout

Awitan (onset) serangan gout akut berhubungan dengan perubahan kadar asam urat serum, meninggi ataupun menurun. Pada kadar urat serum yang stabil, jarang mendapat serangan. Pengobatan dini dengan alopurinol yang menurunkan kadar urat serum dapat mempresipitasi serangan gout akut. Pemakaian alcohol berat oleh pasien gout dapat menimbulkan fluktuasi konsentrasi urat serum.1

Peradangan pada arthritis gout akut adalah akibat penumpukan agen penyebab yaitu Kristal monosodium urat pada sendi. Mekanisme peradangan ini belum diketahui secara pasti. Hal ini diduga oleh peranan mediator kimia dan selular. Pengeluaran berbagai mediator peradangan akibat aktiviasi melalui berbagai jalur, antara lain aktivitas komplemen © dan selular.1

e.       Penatalaksanaan
Setiap stadium gout yaitu stadium akut dan interkritikal memerlukan pengobatan agar tidak menimbulkan komplikasi. 3
Tujuan pengobatan adalah :
1) Secepatnya menghilangkan rasa nyeri karena artritis akut.
2) Mencegah serangan ulang.
3) Mencegah destruksi sendi dan pembentukan tofi.
4) Mencegah pembentukan batu ginjal dan timbulnya mikrotofi pada parenkim ginjal3

Pengobatan Artritis Gout :
       Colchicine
Obat ini memberi hasil cukup baik bila pemberiannya pada permulaan serangan. Sebaliknya kurang memuaskan bila diberikan sesudah beberapa hari serangan pertama.
       Cara pemberian colchicine : 
1)      Intravena
Cara ini diberikan untuk menghindari gangguan GTT. Dosis yang diberikan tunggal 3 mg, dosis
2)      Pemberian oral
Dosis yang biasa diberikan sebagai dosis initial adalah 1 mg kemudian diikuti dengan dosis 0.5 mg setiap 2 jam sampai timbul gejala intioksikasi berupa diare.

Jumlah dosis colchicine total biasanya antara 4-8 mg Indometasin
1)      Pemberian oral
Dosis initial 50 mg dan diulang setiap 6-8 jam tergantung beratnya serangan akut. Dosis dikurangi 25 mg tiap 8 jam sesudah serangan akut menghilang. Efek samping yang paling sering adalah gastric intolerance dan eksaserbasi ulkus peptikum.
2)      Pemakaian melalui rektal
      Indometasin diabsorpsi baik melalui rektum. Tablet supositoria mengandung 100 mg indometasin. Cara ini dapat dipakai pada serangan gout akut yang sedang maupun yang berat, biasanya pada penderita yang tidak dapat diberikan secara oral.
3)      Kortikosteroid
Obat ini digunakan bila terdapat kontra indikasi bagi pemberian colchicine dan indometasin.
            Beberapa hal yang sering salah pada artritis gout :
1)      Hiperurikemia merupakan indikasi untuk diagnosis gout
2)      Semua podagra disebabkan oleh gout
3)      Semua erosi para artikuler tulang disebabkan oleh gout.
4)      Artritis pasca operasi selalu disebabkan oleh gout
5)      Colchicine menurunkan asam urat serum
6)      Obat penurun asam urat darah dipakai pada waktu yang  sama dengan pengobatan artritis gout   darah

 



BAB III
PENUTUP

Kesimpulan

·         Artritis pirai (gout) adalah penyakit yang sering ditemukan dan tersebar di seluruh dunia. Artritis pirai merupakan kelompok penyakit heterogen sebagai akibat deposisi Kristal monosodium urat pada jaringan atau akibat supersaturasi asam urat didalam cairan ekstraselular.
·         Asam urat dihasilkan sebagai jaringan-jaringan tubuh dipecah selama pergantian sel normal. Beberapa orang dengan gout menghasilkan asam urat terlalu banyak (10%).
·         Manifestasi klinik gout arthritis dibagi atas dua jenis yaitu artritis gout tipikal dan artritis gout atipikal.








DAFTAR PUSTAKA

1.      Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid II edisi IV Edward stefanus tehupeiory
2.      (Dr. faisal yatim DTM & H,MPH) Penyakit Tulang dan Persendian , Arthritis atau Arthralgia, jakarta, pustaka popular obor, 2006.
3.      Diagnosis dan Penatalaksanaan Artritis Pirai Edu S. Tehupeiory Sub Bagian Reumatologi, Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar
4.      (robbins & cotran buku saku dasar patologis penyakit edisi VII,,,Mitchell, kumar,abbas & fausto)
5.      www.emedicinehealth.com




Lencana Facebook Radio Youngsters 105 FM Kendari

About Me

Foto saya
Nama saya Ririt Yuliarti Taha. Anak dari bapak Drs. H. Taha Taora dan ibu Dra. Hj. Rosmawati Ibrahim, SST, MS. Saya anak ketiga dari 3 bersaudara. Mempunyai kakak pertama seorang cewek dan kakak kedua seorang cowok. Pendidikan mulai dari TK Wulele Sanggula Kendari, SDN 39 Kendari, SMPN 1 Kendari, SMAN 1 Kendari dan sekarang terdaftar menjadi mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Haluoleo Kendari. Dari kecil sampai sekarang selalu dikendari, hal ini sebabkan karena orang tua yang tak ingin saya jauh dari mereka. Ibu selalu mengajarkan saya untuk mandiri dan tidak tergantung kepada orang lain, sedangkan bapak membuat saya selalu bergantung kepadanya. Tapi itu semua mengajarkan saya bisa mengambil hal positif dari setiap yang saya jalani. FALSAFAH HIDUP Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta(Khalil Gibran)

Pengikut