Ririt Yuliarti Taha

Takkan selamanya kita hidup di bumi ini. Apalah artinya hidup tanpa berniat, beribadah, belajar, berusaha dan bersyukur. JANGAN takut berubah untuk menjadi lebih baik!!!

Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan


Susunan kromosom kelamin pada pria adalah X dan Y sedangkan pada wanita adalah X dan X
Isilah tabel di bawah ini
Fungsi pada:
FSH
LH
Pria
Diperlukan dalam proses spermatogenesis
Untuk menstimulasi produksi hormone steroid testosteron
Wanita
Merangsang ovarium untuk menghasilkan volikel (folikulogenesis)
Memecahkan sel telur yang matang dan membentuk corpus luteum, merangsang terjadinya luteinisasi untuk menghasilkan progesterone.

Sperma dihasilkan di tubulus seminiferus dan testosteron dihasilkan di sel-sel interstisial leydig , yang berada di dalam organ yang disebut Testis. Selain itu, testosteron dapat pula dihasilkan di sel-sel lemak . Mekanisme kerja testosteron dalam mengatur sifat kelamin primer adalah Menyebabkan ukuran penis,scrotum,dan testis membesar kira-kira delapan kali lipat sebelum mencapai usia 20 tahun. sedangkan mekanismenya dalam mengatur sifat kelamin sekunder adalah Pada perkembangan pria yang dimulai saat pubertas dan berakhir pada maturasi. Mekanisme terjadinya ereksi adalah Pelebaran sinusoid-sinusoid kavernosa pada jaringan erektil, yang normalnya tidak terisi penuh dengan darah namun menjadi sangat berdilatasi saat darah arteri mengalir dengan cepat kedalamamnya, sementara sebagian aliran vena dibendung. Oleh karena itu tekanan yang tinggi dalam sinusoid menyebabkan penggembungan jaringan erektil sehingga penis menjadi keras dan memanjang. yang diperantarai oleh sistem saraf Parasimpatis. Sedangkan mekanisme terjadinya ejakulasi adalah pengisian uretra interna dengan semen mengeluarkan sinyal sensoris yang dihantarkan melalui nervus pudendus ke region sacral medulla spinalis, yang menimbulkan rasa penuh yang mendadak di organ genitalia interna. Selain itu, sinyal sensoris ini lebih jauh lagi membangkitkan kontraksi ritmis dari oragan genitalia interna dan menyebabkan kontraksi otot-otot iskhiokapernosus dan bulbokapernosus yang menekan dasar jaringan erektil penis. Kedua pengaruh ini menyebabkan peningkatan tekanan ritmis seperti gelombang dikedua jarimgan erektil panis dan di duktus genital serta uretra yang mengejakulasikan semen dari uertra keluar. yang diperantarai oleh sistem saraf Simpatis.





Ovum dihasilkan di ovarium sedangkan hormon estrogen di ovarium dan progesteron di ovarium . Di  samping itu estrogen dapat pula dihasilkan di folikel, plasenta, dan corpus luteum . Lapisan di uterus yang meluruh pada tiap periode reproduksi seorang wanita adalah endometrium
Isilah tabel di bawah ini
Siklus ovarium
Lamanya
Hormon-hormon yang terlibat (menurun/meningkat)
Mekanisme yang terjadi
Fase follikularis
10-14 hari
Estrogen meningkat, dan mencapai puncaknya 24-36 hari sebelum ovulasi
Perubahan folikel primer menjadi matang dan siap untuk ovulasi
Fase ovulasi
10-12 jam sesudah lonjakan LH
LH, PROGESTERON
Peristiwa saat pecahnya folikel yang disertai keluarnya cairan dari folikel bersama-sama dengan ovum yang dikelilingi sel-sel cumulus ooforus
Fase luteal
-Korpus luteum mengalami kemunduran pada hari 9-11 setelah ovulasi(bila tidak terjadi kehamilan)
-bila terjadi kehamilan korpus luteum dipertahankan oleh HCG (timbul pada hari 9-13 setelah ovulasi)
HCG
-Sel granulosa membesar mengalami luteinisasi dan terbentuk korpus luteum.
-sel teka juga ikut membentuk korpus luteum

Isilah tabel di bawah ini
Siklus endometrium
Lamanya
Hormon-hormon yang terlibat (menurun/meningkat)
Mekanisme yang terjadi
Fase proliferasi
5-14 hari
Estrogen
Proliferasi sel epitel dan stroma endometrium.. endometrium tumbuh menjadi tebal
Fase sekresi
Terjadi sekitar hari 14-28
Progesterone
Mempertahankan dinding endometrium, kelenjar Nampak berkelok-kelok, pembuluh darah bertambah banyak dan di persiapkan untuk menerima hasil fertilisasi
Fase menstruasi
Hari ke 28-35 hari / 5 hari
Progesterone menurun dan estrogen meningkat
Diawali degenerasi corpus luteum yang mengakibatkan kadar progesteron darah menurun dan terjadi perubahan – perubahan didlm ovarium dan uterus. Selama lima hari, selama masa ini epithelium permukaan lepas dari dinding uterus dan perdarahan pun terjadi

Fertilisasi terjadi di oviduk. Zigot mengeluarkan hCG yang berfungsi meningkatkan pertumbuhan corpus luteum dan sekresi esterogen dan progesterone oleh corpus luteum.  Kadar hCG ini akan menurun setelah melewati bulan keempat kehamilan karena adanya plasenta . Fungsi estrogen selama kehamilan adalah adalah jumlahnya sangat berlebihan akan menyebakan pembesaran uterus, pembesaran payudara dan pertumbuhan struktur duktus payudara ibu dan pembesaran genital ekterna wanita. sedangkan fungsi progesteron dalam kehamilan adalah:
1. sel-sel desidua tumbuh di endometrium uterus dan sel-sel ini berfungsi dalam nutrisi embrio awal
2. menurunkan kontraktilitas uterus gravid jadi mencegah kontraksi uterus yg menyebabkan abortus spontan
3. Membantu perkembangan hasil konsepsi bahkan sebelum implantasi, karena progesterone secara khusus meningkatkan sekresi tuba falopi dan uterus ibu untuk menyediakan bahan nutrisi yang sesuai untuk perkembangan morula dan blastokista.
4. membantu esterogen mempersiapkan payudara ibu untuk laktasi.




Jelaskan bagaimana interaksi antara regangan serviks dan sekresi hormon oksitosin selama persalinan?
Regangan serviks menyebabkan seluruh korpus uteri berkontraksi dan kontraksi ini lebih meregangkan serviks karena dorongan kepala bayi kearah bawah. Regangan service juga menyebabkan kelenjar hipofisis menyekresikan oksitosin yg merupakan cara lain untuk meningkatkan kontraktilitas uterus.  Ada beberapa alasan untuk mempercayai bahwa oksitosin mungkin diperlukan saat kontraktilitas uterus menjelang persalilan yaitu:
1. otot uterus meningkatkan jumlah reseptor-reseptor oksitosin dan oleh karena itu meningkatkan responnya terhadap dosis oksitosin yang diberikan selama beberapa bulan terakhir kehamilan
2. kecepatan sekresi oksitosin oleh neurohipofisis sangat meningkat pada saat persalinan.

 NAMA-NAMA KELOMPOK 1:
1.       ERVHIN RIYADHI              : F1E110041
2.       NUR SULVIYANA              : F1E110047
3.       LUCKY NUR FITRIYAH     : F1E110050
4.       SRI WUNASARI NASIR    : F1E110051
5.       UMI MUCHTIAAH UDHE : F1E110054
6.       RIRIT YULIARTI TAHA      : F1E110058
7.       ANDI MEY PRATIWI         : F1E110066
8.       RAKHNIATI                         : F1E110070


Tugas Laporan LSIT


BLOK LEARNING SKILS AND INFORMATION TEKNOLOGY
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HALUOLEO



KESULITAN BELAJAR








DISUSUN OLEH:
KELOMPOK 5
ASLAN TONAPA (F1E110018)
ERVITA (F1E1100   )
RAHMAT JAYA (F1E110037)
SRI WUNASARI NASIR (F1E110051)
UMI MUCHTIAAH UDHE (F1E110054)
FAUZIAH (F1E110055)
HARNITA NOVRIYANTI (F1E110056)
RAHMAWATI NUR ARIYANTI (F1E110057)
RIRIT YULIARTI TAHA (F1E110058)
ASRI RAHMAYANTI (F1E110060)
VENNY KUMALA SARI YAHYA (F1E110061)
RICKY ARIYANTO (F1E11008)

TUTOR  :
Dr. ASHAERYANTO


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HALUOLEO
KENDARI
2010


KASUS
Skenario :
Ali, seorang mahasiswa semester satu Program Studi Pendidikan Dokter Unhalu, telah menyelesaikan dua blok mata kuliah, namun hasil yang diraihnya mengecewakan. Beliau diterima di prodi melalui jalur SNMPTN dan semasa SMA di kampungnya termasuk anak yang pandai. Saat ini Ali tinggal di rumah pamannya yang tidak jauh dari kampus.
            Sejauh ini, Ali merasa sudah belajar dengan tekun, namun hasil ujiannya tidak memuaskan. Dia sering lupa dan sulit memahami atau mengerti bahan ajar yang dibacanya.

KATA SULIT  :
-     Blok
Blok yaitu pembagian.
Jika dihubungkan dengan perkuliahan, Blok berarti pembagian mata kuliah dalam proses pembelajaran.

KATA KUNCI  :
1.    Mahasiswa kedokteran semester satu
2.    Telah menyelesaikan dua blok mata kuliah
3.    Hasil yang diraih mengecewakaan
4.    Diterima melalui jalur SNMPTN
5.    Anak yang pandai di kampungnya
6.    Tinggal di rumah pamannya
7.    Sudah belajar dengan tekun
8.    Sering lupa dan tidak mengerti bahan ajar

PERTANYAAN  :
1.    Mengapa terjadi perbedaan prestasi yang signifikan antara SMA dengan kuliah?
2.    Apakah ada perbedaan metode pembelajaran SMA dengan kuliah?
3.    Apa saja metode pembelajaran yang efektif?
4.    Faktor apa yang menyebabkan memori mudah hilang?
5.    Faktor-faktor apa yang mempengaruhi proses pembelajaran?
6.    Apa saja tipe dalam kesulitan belajar?
7.    Bagaimana cara mengatasi kesulitan belajar?
8.    Bagaimana hubungan konsep diri dengan kesulitan belajar?

JAWABAN PERTANYAAN  :
1.    Terjadinya penurunan prestasi yang signifikan disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
*      Kurangnya penguasaan teknologi
*      Sulitnya beradaptasi dengan lingkungan baru
*      Kendala bahasa
(Sumber: Bahan Ajar, Manajemen Belajar, Dr. Amiruddin)

2.    Perbedaan pembelajaran di SMA dan kuliah:
*      Di SMA à hanya menerima, lebih pasif, kurikulum lama
*      Saat kuliah à feed-back, lebih aktif, kurikulum baru
(Sumber: )
3.    Metode pembelajaran yang efektif dengan menggunakan metode:
*      Metode SQ3R :
o  Survey à periksa dan teliti teks untuk identifikasi kata kunci
o  Question à Buat pertanyaan relevan
o  Read à baca teliti teks dan jawab pertanyaan
o  Recite à hafal / pahami semua jawaban tersebut
o  Review à tinjau ulang semua jawaban pertanyaan, buat ringkasan.
*      Metode S2RQAR:
o  Survey à baca teks selintas / skim
o  Read à baca dengan cermat seluruh teks sampai berulang-ulang sampai mengerti
o  Resume à buat ringkasan dari teks
o  Questions à buat pertanyaan yang relevan dengan ringkasan yang telah dibuat
o  Answer à  jawab pertanyaan dengan kata-kata sendiri
o  Rewrite à tulis kembali teks tersebut dengan kata-kata sendiri
(Sumber: Manajemen Belajar oleh Dr. Amirudin)
4.    Beberapa faktor yang menyebabkan memori mudah hilang, diantaranya:
*      Kurangnya asupan nutrisi pada otak
*      Kurang perhatian pada materi
*      Kurang review atau recall
*      Informasi yang diterima kurang menarik
*      Adanya tekanan informasi baru
*      Kondisi fisik
(Sumber: Belajar dan Memori oleh WD. Salma )
5.    Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran yaitu:
*      Faktor Internal
§  Psikologi (motivasi, minat, cara belajar, sikap dan bakat)
§  Fisiologi (fisik, nutrisi, istirahat, kesehatan indera,)
*      Faktor Eksternal
§  Lingkungan
o   Sosial (orangtua, keluarga, kerabat)
o   Non - sosial (alam)
§  Instrumental
(Sumber: Ujair AH Sanaki, Dosen Psikologi Universitas Islam Indonesia)
Faktor-faktor Penyebab Kesulitan Belajar  :
ü  Faktor Internal.
Yang dimaksud dengan faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri mahasiswa. Faktor ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu faktor kejiwaan dan faktor kejasmanian.
a. Faktor kejiwaan, antara lain:
-     minat terhadap mata kuliah kurang
-     motif belajar rendah
-     rasa percaya diri kurang
-     disiplin pribadi rendah
-     sering meremehkan persoalan
-     sering mengalami konflik psikis
-     integritas kepribadian lemah
b. Faktor kejasmanian, antara lain:
-     keadaan fisik lemah (mudah terserang penyakit
-     adanya penyakit yang sulit atau tidak dapat disembuhkan
-     adanya gangguan pada fungsi indera
-     kelelahan secara fisik

ü  Faktor Eksternal.
Yang dimaksud dengan faktor eksternal adalah faktor yang berada atau berasal dari luar mahasiswa. Faktor ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu faktor instrumental dan faktor lingkungan.
a. Faktor instrumental, antara lain:
-     Kemampuan profesional dan kepribadian dosen yang tidak memadai
-     Kurikulum yang terlalu berat bagi mahasiswa
-     Program belajar dan pembelajaran yang tidak tersusun dengan baik
-     Fasilitas belajar dan pembelajaran yang tidak sesuai dengan kebutuhan.
b. Faktor lingkungan. Faktor lingkungan meliputi lingkungan sosial
    dan lingkungan fisik. Penyebab kesulitan belajar yang berupa   
faktor lingkungan antara lain:
-     Disintegrasi atau disharmonisasi keluarga
-     Lingkungan sosial kampus yang tidak kondusif
-     Teman-teman bergaul yang tidak baik
-     Lokasi kampus yang tidak atau kurang cocok untuk pendidikan
(Sumber: Burton, sebagaimana dikutip oleh Abin S.M. (2002 : 325-326))
6.    Kesulitan belajar mahasiswa mencakup pengetian yang luas, diantaranya:
*      Learning Disorder atau kekacauan belajar adalah keadaan dimana proses belajar seseorang terganggu karena timbulnya respons yang bertentangan. Pada dasarnya, yang mengalami kekacauan belajar, potensi dasarnya tidak dirugikan, akan tetapi belajarnya terganggu atau terhambat oleh adanya respons-respons yang bertentangan, sehingga hasil belajar yang dicapainya lebih rendah dari potensi yang dimilikinya. Contoh : siswa yang sudah terbiasa dengan olah raga keras seperti karate, tinju dan sejenisnya, mungkin akan mengalami kesulitan dalam belajar menari yang menuntut gerakan lemah-gemulai.
*      Learning Disfunction merupakan gejala dimana proses belajar yang dilakukan siswa tidak berfungsi dengan baik, meskipun sebenarnya siswa tersebut tidak menunjukkan adanya subnormalitas mental, gangguan alat dria, atau gangguan psikologis lainnya. Contoh : siswa yang yang memiliki postur tubuh yang tinggi atletis dan sangat cocok menjadi atlet bola volley, namun karena tidak pernah dilatih bermain bola volley, maka dia tidak dapat menguasai permainan volley dengan baik.
*      Under Achiever mengacu kepada siswa yang sesungguhnya memiliki tingkat potensi intelektual yang tergolong di atas normal, tetapi prestasi belajarnya tergolong rendah. Contoh : siswa yang telah dites kecerdasannya dan menunjukkan tingkat kecerdasan tergolong sangat unggul (IQ = 130 – 140), namun prestasi belajarnya biasa-biasa saja atau malah sangat rendah.
*      Slow Learner atau lambat belajar adalah siswa yang lambat dalam proses belajar, sehingga ia membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan sekelompok siswa lain yang memiliki taraf potensi intelektual yang sama.
*      Learning Disabilities atau ketidakmampuan belajar mengacu pada gejala dimana siswa tidak mampu belajar atau menghindari belajar, sehingga hasil belajar di bawah potensi intelektualnya.
(Sumber: Akhmad Sudrajat /Kesulitan Belajar dan Bimbingan Belajar _ AKHMAD SUDRAJAT  TENTANG PENDIDIKAN)
7.    Beberapa cara untuk mengatasi kesulitan belajar :
o    Selalu berpikiran positif bahwa buku atau ilmu yang kita pelajari akan bermanfaat bagi kita. Jangan dulu beranggapan negatif atau tidak suka atau mengatakan malas karena itu akan menurunkan semangat kita dalam mempelajari sesuatu
o    Ciptakan suasana yang nyaman untuk belajar. Jika tidak ingin mengantuk, jangan belajar di atas tempat tidur. Juga siapkan penerangan dan ventilasi udara yang baik. Penerangan yang kurang baik menyebabkan mata lelah dan mengantuk. Begitu pula dengan ventilasi udara yang kurang, menyebabkan oksigen udara yang beredar kurang dan otak pun kekurangan oksigen sehingga mudah mengantuk
o    Cari waktu yang baik untuk belajar. Waktu yang tenang / sepi dapat membantu kita dalam belajar seperti pada pagi hari (waktu subuh) tapi awas jangan sampai melamun. Waktu sore atau malam baik untuk mengulang pembelajaran di waktu pagi.
o    Makan makanan bergizi dan cukup minum air putih. Berpikir juga membutuhkan energi. Jadi kita harus cukup makan makanan bergizi (4 sehat 5 sempurna) tapi ingat jangan sampai kekenyangan karena kekenyangan akan membuat kita mengantuk akibat dari suplai darah ke otak dialihkan ke perut. Kurang minum (dehidrasi) juga dapat mengganggu konsentrasi, jadi minimal 2 liter ( 8 gelas) perhari disarankan untuk menjaga kecukupan cairan dalam tubuh kita.
o    Step by step, selangkah demi selangkah. Jika kita tidak biasa membaca, mulailah dengan membaca selama 5 menit jika masih mampu dilanjutkan dengan 5 menit berikutnya. Jika masih mengantuk dalam 5 menit pertama, istirahat sejenak dan coba lagi. jika masih gagal, cobalah membasuh wajah atau mandi sekalian dan coba lagi. Jika masih mengantuk juga, gantilah posisi. Mungkin dari posisi duduk ke berdiri. Jika masih mengantuk juga, awas nanti terjatuh, mungkin saatnya harus istirahat. Jika berhasil, anda bisa belajar hingga 3-4 jam sehari.
o    Konsisten. Dilakukan terus-menerus, setiap hari. Orang bijak mengatakan “lebih baik belajar satu jam sehari selama satu bulan daripada belajar delapan jam dalam sehari”.
o     Niat yang kuat. Orang bijak mengatakan “Jika anda ingin pintar, maka bacalah minimal 1000 kata dalam sehari”. Tentu saja dengan membaca buku yang bermanfaat.
(Sumber: dr. Iman, dokter-medis.com)
8.    Hubungan konsep diri dengan kesulitan belajar:
*         Konsep diri à gambaran yang dimiliki individu berupa fisik, emosional, prestasi dan aspirasi
*         Hubungannya dengan kesulitan belajar à konsep diri yang positif akan memberika sugesti positif ke otak sedangkan konsep diri yang negatif memberikan sugesti negatif ke otak
(Sumber:bahan ajar konsep diri dan motivasi belajar.Wa Ode Salma, S.STG.,M. Kes. )







TUJUAN PEMBELAJARAN SELANJUTNYA  :
1.    Pendekatan pembelajaran menurut para ahli.
2.    Efektifitas pembelajaran.
3.    Mengetahui pembelajaran.
4.    Memahami Konsep diri.
5.    Memahami memori.
6.    Hubungan konsep diri, kepercayaan diri dan motivasi.
7.    Faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran.
8.    Kesulitan belajar yang sering di alami mahasiswa.
9.    Cara mengatasi kesulitan belajar.

INFORMASI TERBARU  :
1.    Pendekatan belajar:
-       Hukum Jost
Perupamaan pendekatan belajar dengan cara bertahap (mencicil / sedikit demi sedikit).
-       Pendekatan Balard dan Clanchy
Dipengaruhi oleh sikap terhadap ilmu pengetahuan
1)     Sikap Conserving (melestarikan apa yang sudah ada)
2)     Sikap Extending (memperluas)
-       Pendekatan Brrgs
1)     Pendekatan Surface (permukaan / bersifat lahiriah)
2)     Pendekatan Deep (mendalam)
3)     Pendekatan Archieving (pencapaian prestasi tinggi)
2.    Efektivitas pembelajaran adalah menunjukkan taraf tercapainya suatu tujuan yang memberikan hasil yang memuaskan. Jadi ada keterkaitan tujuan dan hasil yang dinyatakan dan menunjukkan derajat kesesuaian antara tujuan yang dinyatakan dengan hasil yang dicapai.
3.    Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan.
4.    Konsep diri merupakan gambaran yang di miliki individu tentang dirinya meliputi karekteristi fisik, sosial, pisikologis, emosional, aspirasi dan prestasi.
5.    Memory adalah kemampuan menyimpan dan mendapatkan informasi setelah pikiran manusia mendapat pengalaman.
6.    Konsep diri yang ditanamkan akan melahirkan kepercayaan diri. Konsep diri positif, rasa percaya diri yang muncul akan bersifat positif begitu pula sebaliknya, dari rasa percaya diri ada potensi – potensi yang dikembangkan dari motivasi – motivasi sehingga yang menjadikan kita meraih prestasi.
7.    Faktor yang mempelajari pembelajaran
v  Faktor Internal
1)     Aspek Fisiologi
-     Kesehatan Umum (nutrisi, istirahat, olahraga)
-     Kesehatan indra mata dan pendengaran
2)     Aspek Psikologi
-     Intelegensi
-     Sikap
-     Bakat
-     Minat
-     Motivasi
v  Faktor Eksternal
-        Lingkungan Sosial (orang tua dan keluarga, aktivitas akademik)
-        Lingkungan Non Sosial (rumah, lingkungan, sekolah)
8.    Sulit belajar, lupa, merasa jenuh
9.    Sulit belajar (perbaiki gizi dan bimbingan konseling)
Lupa (sering baca dan mengulangi kembali materi)
Merasa jenuh (beri motivasi yang tinggi pada diri anda)





KLASIFIKASI INFORMASI  :
v  Faktor – faktor mempengaruhi pembelajaran
v  Jenis – jenis gangguan belajar
v  Cara mengatasi kesulitan belajar
v  Metode dan strategi belajar

ANALISA DAN SINTESIS SEMUA INFORMASI  :
1.      Faktor yang mempelajari pembelajaran
v  Faktor Internal
-     Aspek Fisiologi
-     Aspek Psikologi
v  Faktor Eksternal
-     Lingkungan Sosial
-     Lingkungan Non Sosial

2.      Jenis – jenis gangguan belajar
§   Learning Disorder
§   Learning Disfunction
§   Under Achiever
§   Slow Learner
§   Learning Disabilities

3.      Cara mengatasi kesulitan belajar
o    Selalu berpikiran positif
o    Ciptakan suasana yang nyaman untuk belajar.
o    Cari waktu yang baik untuk belajar.
o    Makan makanan bergizi dan cukup minum air putih.
o    Step by step.
o    Konsisten.
o    Niat yang kuat.

4.      Metode dan strategi pembelajaran  :
S2RQAR :
o  Survey
o  Read
o  Resume
o  Questions
o  Answer
o  Rewrite

KESIMPULAN DAN HASIL DISKUSI  :
-       Niat yang positif, merupakan hal yang sangat mendasar dan penting dalam melakukan sesuatu.
-       Konsep diri, merupakan gambaran mengenai diri secara utuh,dimana konsep diri yang baik akan menghasilkan komitmen yang positif selanjutnya menghasilkan motivasi yang positif pula.
-       Tujuan adalah sasaran yang ingin di capai,dimana tujuan berada di posisi yang sangat penting, karena untuk pencapaian, harus ada sasaran yang menjadi tujuan.
















Lencana Facebook Radio Youngsters 105 FM Kendari

About Me

Foto saya
Nama saya Ririt Yuliarti Taha. Anak dari bapak Drs. H. Taha Taora dan ibu Dra. Hj. Rosmawati Ibrahim, SST, MS. Saya anak ketiga dari 3 bersaudara. Mempunyai kakak pertama seorang cewek dan kakak kedua seorang cowok. Pendidikan mulai dari TK Wulele Sanggula Kendari, SDN 39 Kendari, SMPN 1 Kendari, SMAN 1 Kendari dan sekarang terdaftar menjadi mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Haluoleo Kendari. Dari kecil sampai sekarang selalu dikendari, hal ini sebabkan karena orang tua yang tak ingin saya jauh dari mereka. Ibu selalu mengajarkan saya untuk mandiri dan tidak tergantung kepada orang lain, sedangkan bapak membuat saya selalu bergantung kepadanya. Tapi itu semua mengajarkan saya bisa mengambil hal positif dari setiap yang saya jalani. FALSAFAH HIDUP Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta(Khalil Gibran)

Pengikut