Ririt Yuliarti Taha

Takkan selamanya kita hidup di bumi ini. Apalah artinya hidup tanpa berniat, beribadah, belajar, berusaha dan bersyukur. JANGAN takut berubah untuk menjadi lebih baik!!!



Karakter Cancerian mulai dari gugup, pemalu, membosankan sampai mereka yang paling brilian, dan Cancerians terkenal dapat ditemukan hampir di seluruh tempat. Secara fundamental, Cancerian termasuk konservatif dan mencintai rumah/keluarga, sangat menghargai asalnya dimana Cancerian pria dapat merasa aman di tempat asalnya untuk melepaskan stress. Sangat mengidamkan memiliki keluarga besar. Layaknya seekor kepiting, Cancerian menyukai rumahnya yang mungkin kelihatan gelap, misterius namun bagi dirinya itu adalah tempat yang paling nyaman, tempat berkumpulnya keluarga lebih penting daripada digunakan sebagai tempat menyenangkan hati pengunjung/tamu.

Bukan berarti Cancerian tidak menyukai kehidupan social, namun bagi mereka ada waktu untuk bersosialisasi dan ada waktu untuk menyendiri, seperti layaknya kontradiksi yang ada di alam sesungguhnya. Dari luar mereka dapat terlihat sangat menakutkan, tenang, tanpa kompromi, energik, tajam, intuitif dan bijaksana, terkadang mampu memberikan inspirasi. Mereka mampu mengenali situasi orang lain karena kemauan mereka berimajinasi. Bahkan sering terlalu imajinatif dan terpaku pada fantasi, menyebabkan seringnya mereka mencoba menyamakan kehidupan romantis yang ada di drama. Mereka menghargai seni dan literature, dan terutama drama. Mereka dapat dianggap sebagai seorang yang memiliki bakat literature, artistic atau berpidato. Pendengaran yang tajam dan ekspresi yang kuat terkadang dapat membuat mereka berhasil di panggung, walaupun tendensi mereka untuk terlalu emosional menyebabkan mereka berlebihan. Menariknya – karena mereka menunjukan impresi yang membumi – mereka terkadang lebih terbuka dengan hal-hal ajaib. Pekerjaan yang cocok, dan dimana mereka dapat melakukan dengan baik, adalah sebagai pemimpin dalam organisasi pemuda.

Dalam hubungan personal mereka memiliki mental gabungan dari ketegaran dan kelembutan, sering emosional dan romantis terhadap fantasi mereka sendiri; namun dalam kehidupan nyata, percintaan mereka tidak terlalu sentimental namun biasanya setia. Bahkan jika mereka selingkuh sekalipun, kesetiaan awal mereka tetap kepada pasangan dan keluarga, dimana mereka menganggap itu sebagai pelindung. Cancerian pria atau wanita sangat menghargai cinta, memberi banyak dan satu pelajaran penting yang harus mereka pelajari adalah mengenai bagaimana menghargai pemberian orang lain. Mereka mudah sekali dipengaruhi oleh mereka yang dicintai dan kagumi, dan terlena dengan emosi mereka sendiri. Mereka juga teman yang setia, sisi negatifnya adalah dapat menjadi patriotis sempit seperti “tak peduli pendapat saya salah atau benar

Cancerian memiliki ingatan yang baik, terutama untuk kejadian-kejadian yang secara emosional berkesan bagi dia akan terekam secara detail dalam waktu lama. Mereka sangat dipengaruhi ingatan pada saat kecil dan kejadian-kejadian di masa lalu dan juga imajinasi di masa depan. Cancerian memiliki beberapa kelemahan, diantaranya adalah kurang rapih, kurang jujur, moody, sering menyalahkan diri sendiri, mudah jatuh hati. Mereka dapat menjadi kasar dan sulit, karena biasanya mereka ambisius. Sebagai hasilnya mereka sering mengubah opini dan kesetiaan mereka, pekerjaan mereka dan kurang stabilitas.

Kemampuan yang dimiliki Cancerians dapat mendukungnya dalam berbagai jenis pekerjaan. Karena mereka tertarik pada pemikiran orang lain dan mampu menilai hal apa yang bagus untuk dinasehati, mereka dapat menjadi jurnalis yang baik, penulis atau politisi. Mereka juga dapat melayani beberapa pekerjaan yang berhubungan dengan orang lain, sebagai contoh pelayanan kesehatan dan kesejahteraan – kecintaan mereka terhadap kenyamanan dan hidup yang baik menjadikan Cancerian penjaga rumah yang baik. Mereka terkadang memiliki kelemahan dalam berdagang atau bisnis dan lebih sering berhasil dalam bidang lain seperti managerial, ini dikarenakan mereka pengatur yang baik. Pekerjaan lain yang biasanya cocok untuk Cancerian adalah real estate broker, perkebunan dan perikanan.

Secara fisik tinggi mereka biasanya di bawah rata-rata, dengan badan yang agak gemuk dan kaki lebih pendek jika dibandingkan dengan lainnya. Rambut mereka biasanya berwarna coklat, berwajah bulat, kulit mereka lembut, dan bermata kecil.

Kanker merupakan salah satu jenis penyakit
yang sudah tak asing lagi ditelinga. Berbagai jenis kasus baru ditemukan, namun
jenis kasus Kanker manakah yang paling tinggi prevalensinya, khususnya di
kalangan perempuan? Dan bagaimanakah cara untuk mencegahnya? Belakangan
ini mulai marak terdengar berita-berita mengenai kenker serviks. Apakah
sebenarnya kanker serviks? Seberapa seringkah kanker serviks terjadi pada
perempuan Indonesia?
Kanker serviks (cervical cancer) adalah kanker yang terjadi pada area
leher rahim atau serviks. Serviks merupakan bagian rahim yang berhubungan
dengan vagina. Kanker serviks merupakan kanker nomor dua yang paling
sering menyerang perempuan di seluruh dunia. Dan juga merupakan kanker kedua
yang paling sering menyebabkan kematian. Di Indonesia sendiri, diperkirakan
setiap harinya terjadi 41 kasus baru kenker serviks dan 20 perempuan meninggal
dunia karena penyakit tersebut. Tingginya angka ini biasanya disebabkan oleh
rendahnya pengetahuan dan kesadaran akan bahaya kanker serviks.
Kanker serviks cenderung muncul pada perempuan
berusia 35-55 tahun, namun dapat pula muncul pada perempuan dengan usia yang lebih
muda. Penyebab dari kanker ini adalah virus yang dikenal sebagai Human
papilloma virus (HPV), yaitu sejenis virus yang menyerang manusia.
Terdapat 100 tipe HPV di mana sebagian besar tidak bahaya, tidak menimbulkan
gejala yang terlihat dan akan hilang dengan sendirinya. Infeksi HPV paling sering
terjadi pada kalangan dewasa muda (18-28 tahun). Perkembangan HPV ke arah
kanker serviks pada infeksi pertama tergantung dari jenis HPV-nya. HPV tipe
risiko
rendah atau tinggi dapat menyebabkan kelainan yang disebut pra kanker. Tipe HPV
yang berisiko rendah hampir tidak berisiko, tapi dapat menimbulkan genital
warts (penyakit kutil kelamin). Walaupun sebagian besar infeksi HPV akan
sembuh dengan sendirinya dalam 1-2 tahun karena adanya system kekebalan tubuh
alami, namun infeksi yang menetap yang disebabkan oleh HPV tipe tinggi dapat
mengarah pada kenker serviks. Dan dapat berkembang tanpa terkontrol dan dapat
menjadi tumor.
Gejala kanker serviks pada kondisi pra-kanker
ditandai dengan ditemukannya sel-sel abnormal di bagian bawah serviks yang
dapat dideteksi melalui tes Pap Smear, atau yang baru-baru ini disosialisasikan
yaitu dengan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat. Sering kali kanker serviks
tidak menimbulkan gejala. Namun bila sudah berkembang menjadi kanker serviks,
barulah muncul gejala-gejala seperti pendarahan serta keputihan pada
vagina yang tidak normal, sakit saat buang air kecil dan rasa sakit saat
berhubungan seksual. HPV dapat menginfeksi semua orang karena HPV dapat
menyebar melalui hubungan seksual. Wanita yang berhubungan seksual dibawah usia
20 tahun serta sering berganti pasangan beresiko tinggi terkena infeksi. Namun
hal ini tak menutup kemungkinan akan terjadi pada wanita yang telah setia pada
satu pasangan saja.
Saat ini kanker serviks dapat dicegah dengan
pemberian vaksin HPV. Langkah ini dapat membantu memberikan perlindungan
terhadap beberapa tipe HPV yang dapat menyebabkan masalah dan komplikasi
seperti kanker serviks dan genital warts. Vaksin ini sebaiknya diberikan pada
perempuan muda sedini mungkin, karena tingkat imunisasi tubuh serta pertumbuhan
dan reproduksi sel di area serviks masih sangat baik. Vaksinasi merupakan
metode deteksi dini sebagai upaya mencegah kanker serviks. Melalui vaksinasi semakin besar kesempatan
disembuhkannya penyakit ini dan semakin besar kemungkinan untuk menekan angka
kasus kanker serviks yang mengancam kaum perempuan. Untuk itu, segera hubungi
dokter anda untuk membantu pencegahan kanker serviks. Ayo bantu cegah kanker
serviks sekarang!

Hari ini bawaan'x bapres muluuu.....ngak tau nappaa yach???? padahal tmn2 semua pada ceria2. mungkin pengaruh liad urang kecelakaan depan sekolah kali yach!!!!! iihhh jadi keingat tyus kecelakaan 2 taon lalu uueyy. hhhmmm.....nappaa yachhh ririt kuk gini sih ????????????? bbbbrrrrr jadi serba malas......marah2 mulu....cemberut mulu ririt'x ueeyy.

d'mobilpun tmn2 tak ada yank berani nanya diriku napa???? aacchhhh payahhh......ririt law gi bapres bawaan'x diam sambil dengar musik+nyanyi ndiri...jadi tmn2 pada diam.

hehehhehehehehe.................

Ada Apa Dengan Ririt yach???? (AADR).........seolah2 aaagghhhhh

maapin ririt yach tmn2q tercayank..........rid ngak tau nappaa bisa bapres tadi...sampe2 bawa mobil'x gila2an uueyyy. tappi ngak ada maksud sengaja kuk tmn2.

sekali lagiii maapiin ririt'x yachh !!!!!!!!!!!!!!!

Ririt cayang banget maaa........Titi, kiki, rika, inda, titin, aci, venny, and ethu. pengen selalu ceria ma kalian.......

Luph U Full Para Nyi LG........Smile 4 U


Leo Haks dan Guus Maris, Lexicon of Foreign Artists Who Visualized Indonesia 1600-1950 (Archipelago Press & Gert Jan Bestebreurtje, Singapore & Utrecht: 1995) 528 halaman.

KHAZANAH seni rupa Indonesia mengidap kekurangan mendasar: tak mempunyai kumpulan data dasar yang luas. Akibatnya banyak pembicaraan dan polemik cuma bertolak dari ancangan kira-kira: tak dilandasi pengetahuan sejarah seni rupa memadai. Para perupa juga terlalu gampang mengklaim "pembaruan", seakan mereka tonggak nilai yang belum pernah ada sebelumnya.

Salah satu anggapan yang sering diulang-ulang sampai kini adalah bahwa seni rupa modern Indonesia tumbuh sejak Sudjojono dan kawan- kawan mendirikan Persagi di tahun 1938. Mereka bereaksi keras terhadap lukisan jenis Mooi Indie (Hindia Molek), yang cuma menampilkan alam dan manusia Hindia Belanda yang diindah-indahkan. Terhadap seni rupa bercorak kolonialistik-orientalistik ini, Persagi menampilkan prinsip dan karya yang mencerminkan ciri nasional.

***

MEMANG terlalu sedikit yang diketahui tentang "prasejarah" seni rupa modern Indonesia. Sesungguhnya, tak seluruh seni rupa di zaman Sudjojono bersifat Mooi Indie. Modernisme yang pahit pun berkembang di zaman itu. Modernisme adalah paham yang tak mengutamakan keindahan dan romantisisme dan juga, seperti yang dinyatakan Sudjojono, memperlihatkan jiwa penciptanya. Beberapa pelukis modernis penting yang berkiprah di Batavia di awal abad ini antara lain John Sten (Swedia), Alexander Kulesh (Rusia), dan Jan Toorop (Belanda).

Bahkan modernisme demikian diwadahi lembaga berwibawa seperti Bataviasche Kunstkring. Pameran tunggal Kulesh pada tahun 1937 diadakan di sana, sekalipun karyanya yang modernis itu (yang mencerminkan pengaruh konstruktivisme Rusia) tak diterima khalayak seni rupa Batavia. Di masa itu pula, surat kabar Jaya Bode bukan hanya mempunyai kritik seni rupa berwibawa, tapi juga menampilkan drawing modernis bermutu tinggi.

Berbagai data "aneh" semacam itu dapat ditemukan pada Lexicon yang berisi 3.000 nama perupa yang selama 1600-1950 berkarya tentang Indonesia. Menelusurinya dengan teliti, pembaca mendapatkan gambaran "prasejarah" seni rupa modern Indonesia, yang memang tak bermula dari titik nol. Maka bisa disimpulkan, misalnya, bahwa Persagi bukanlah satu-satunya kelompok modernis di alam penjajahan itu. Perannya lebih sebagai pemrakarsa nasionalisme kebudayaan.

Data dasar dengan 207 halaman khusus reproduksi hitam putih dan berwarna ini lahir dari kebutuhan yang sungguh-sungguh praktis. Dua orang pedagang seni Belanda, Leo Haks dan Guus Maris, memerlukan rujukan yang tepat mengenai pelbagai karya seni yang mereka lihat atau tangani. Menyadari buku semacam itu tak ada, mereka melakukan riset sendiri bertahun-tahun, dengan pelbagai cara.

Cakupannya luas: sejak seni rupa yang murni sampai yang berkait dengan kepentingan lain. Di sini pembaca dapat menemukan para ilmuwan penting seperti Rumphius (1628-1702) dan Junghuhn (1809-64), yang membuat sendiri ilustrasi untuk buku mereka. Juga beberapa perupa (dengan karya etsa, litografi, cat minyak) yang menggambarkan situasi di kota atau pedalaman pada awal kolonialisme Belanda.

Haks dan Maris memasukkan juga kartun satir sosial, sampul buku, gambar dinding, poster pariwisata, iklan tembakau, kalender, propaganda, desain prangko dan mata uang, serta sedikit patung. Juga gambar amatir yang dibikin oleh mereka yang ditahan di kamp Jepang selama 1942-1945. Rupanya banyak pelukis terkemuka di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 bekerja sebagai desainer dan ilustrator.

Keluasan cakupan itu menunjukkan "tradisi" seni rupa yang luas dan sinambung yang menyatu dengan kolonialisme dan orientalisme, tapi yang sebagian fasetnya berhasil meloloskan diri sebagai seni- sebagai-ekspresi.

Dalam hal ini penting dicatat kehadiran pelukis asal Belgia AAJ Payen (1792-1853), sahabat Raden Saleh. Ia menjelajahi Hindia Belanda dan berkarya untuk Komisi Ilmu-ilmu Alam. Jelas, lukisan- lukisannya seperti Sebuah Pasar Dekat Bogor dan Upacara Perkawinan, mengandung nilai obyektif (ilmiah), namun di lain pihak juga menggayakan kenyataan. Payen, bersama Raden Saleh, yang tumbuh dalam asuhan Romantisisme, tak pelak merupakan pengawal tradisi seni rupa tinggi (high art) di Hindia Belanda. Tradisi yang sebuah cabangnya kelak dikecam Sudjojono: Mooi Indie.

Tapi, Mooi Indie bukan aliran resmi. Di awal abad ini, Hindia Belanda juga menampung kaum modernis dari segala penjuru. Misalnya, Pieter Ouburg (Belanda), Miguel Covarrubias (Meksiko) dan Emil Nolde (Jerman); mereka ini perupa modernis terkemuka di negeri masing- masing. Juga si petualang berbakat besar, Walter Spies, yang tak puas dengan lingkungan seni avant-garde di Jerman, yang kemudian merangsang pertumbuhan seni rupa Bali. Bahkan Bataviasche Kunstkring juga menaja beberapa pelukis "realisme pahit" Belanda seperti Joanna de Bruijn, Frans Anchoni Cleton, dan Wolff-Schoemaker.

***

TENTU, buku tebal ini dihantui juga oleh nama-nama yang menjadi incaran kolektor: Le Mayeur, Willem Dooyewaard, Roland Strasser, Ernest Dezentje, WJF Imandt, misalnya. Tapi bukan hanya itu. Bahkan Rembrandt, Toulouse-Lautrec, Paul Gauguin dan Karel Appel yang tak pernah berkunjung kemari, menghasilkan karya bertema Indonesia. Yang mencolok adalah karya Gauguin berjudul Annah Orang Jawa: seorang wanita telanjang, duduk di kursi, menghadap ke depan. Juga Appel, yang di tahun 1940-an melukis seri Darah Kampung untuk mengecam Aksi Militer Belanda.

Indeks Lexicon mestinya bukan hanya indeks nama artis yang ilustrasinya disertakan. Demi penelitian yang lebih luas dan mendalam, mestilah ada indeks yang meluas mencakup museum, lembaga seni, akademi seni, media, dan hal-ihwal lain yang erat bersangkutan dengan produksi dan penyebaran seni rupa. Agar kumpulan data dasar ini tak cuma berguna bagi kaum kolektor, pedagang seni dan pecinta buku-seni.

Layaklah buku ini menantang para peneliti seni rupa Indonesia membuat data dasar mutakhir yang lebih luas lagi, yang menyangkut kegiatan seni rupa dalam negeri maupun kaitan internasionalnya. Pekerjaan ilmiah ini tentulah awal dari penilaian seni rupa yang sehat. Hanya dengan begini barangkali, Indonesia bakal mengalami pluralisme sebenarnya, yakni banyaknya ragam seni rupa yang bersaing sehat. Bukankah dalam riuh-rendah seni rupa 10 tahun terakhir ini, yang terjadi cuma relativisme: sifat gampang-gampangan dalam menilai?

***

OMELETTE - PUASA


Oh Tuhan tunjukkanlah
Pada hamba yang beriman
Jalankan kewajiban
Dalam bulan suci ramadhan

Oh Tuhan berikanlah
Pada hamba yang bertakwa
Jalankan perintah-Mu Yaa Allah
Berpuasa di bulan Ramadhan

Puasa puasa di bulan Ramadhan
Puasa puasa jalankan ibadah
Puasa puasa di bulan Ramadhan
Puasa puasa mendapat pahala

Tahan amarah nafsu godaan
Lapar dahaga raih kemenangan
Tahan amarah nafsu godaan
Lapar dahaga raih kemenangan

Lencana Facebook Radio Youngsters 105 FM Kendari

About Me

Foto saya
Nama saya Ririt Yuliarti Taha. Anak dari bapak Drs. H. Taha Taora dan ibu Dra. Hj. Rosmawati Ibrahim, SST, MS. Saya anak ketiga dari 3 bersaudara. Mempunyai kakak pertama seorang cewek dan kakak kedua seorang cowok. Pendidikan mulai dari TK Wulele Sanggula Kendari, SDN 39 Kendari, SMPN 1 Kendari, SMAN 1 Kendari dan sekarang terdaftar menjadi mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Haluoleo Kendari. Dari kecil sampai sekarang selalu dikendari, hal ini sebabkan karena orang tua yang tak ingin saya jauh dari mereka. Ibu selalu mengajarkan saya untuk mandiri dan tidak tergantung kepada orang lain, sedangkan bapak membuat saya selalu bergantung kepadanya. Tapi itu semua mengajarkan saya bisa mengambil hal positif dari setiap yang saya jalani. FALSAFAH HIDUP Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta(Khalil Gibran)

Pengikut